KUA Ampelgading Bekali Calon Pengantin Lewat Bimbingan Perkawinan Pranikah
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG— Kantor Urusan Agama Kecamatan Ampelgading menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi calon pengantin di Aula Kantor KUA Ampelgading, Selasa 14 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti 20 calon pengantin terdiri dari 40 Orang.
Dengan tujuan, membekali peserta dengan ilmu agama, wawasan hukum perkawinan, serta keterampilan membangun rumah tangga agar tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan penuh antusias. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan bertanya langsung kepada para pemateri.
1. H. Mutarofik, S.Ag. Kepala KUA Ampelgading,
Materi yang disampaikan seputar administrasi pernikahan, hak dan kewajiban suami istri dalam Islam, serta pentingnya memahami aturan hukum perkawinan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
2. Ahmad Akhsin, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Ampelgading
Membahas tentang membangun komunikasi keluarga, mengelola konflik secara bijak, dan prinsip-prinsip rumah tangga Islami.
3. Nurul Ain, S.Ud., Penyuluh Agama Islam KUA Ampelgading
Menekankan materi tentang kesiapan mental dan spiritual, peran suami istri, serta cara menjaga keharmonisan rumah tangga dengan landasan agama.
4. Sefliya Tika Bidan Puskesmas Losari, Bagian Kesehatan Reproduksi Remaja
Memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja dan calon pengantin. Materinya meliputi pola hidup sehat, perencanaan kehamilan, pencegahan stunting, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.
Kepala KUA Ampelgading, H. Mutarofik, S.Ag., menyampaikan, bimbingan ini merupakan program rutin KUA untuk menekan angka perceraian dan pernikahan dini.
"Kami ingin calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tapi juga siap secara ilmu, mental, dan kesehatan. Pernikahan itu ibadah panjang, jadi perlu bekal yang cukup agar rumah tangga bisa berjalan harmonis," ujarnya.
Peserta juga diberikan kesempatan tanya jawab. Banyak calon pengantin yang memanfaatkan sesi ini untuk berkonsultasi langsung terkait administrasi nikah, perencanaan keluarga, hingga kesehatan reproduksi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan materi bimbingan kepada peserta. Panitia juga menyerahkan materi bimbingan berupa Buku Pondasi Keluarga Sakinah, masing -masing calon pengantin mendapatkan 1 jilid Buku.
Pihak KUA berharap ilmu yang didapat bisa langsung dipraktikkan sehingga setiap keluarga baru di Ampelgading mampu menjadi fondasi masyarakat yang kuat.
Sumber: Kepala KUA Kecamatan Ampelgading