SPMB 2026 SMK Satya Praja 1 Petarukan Tembus 189 Siswa, Target 6 Rombel Tercapai
Font Terkecil
Font Terbesar
Alumni dikawal 1 tahun penuh. Fokus: kuliah, kerja, atau masuk TNI-Polri. 3 jurusan unggulan jadi daya tarik utama
PEMALANG – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB ) tahun 2026 di SMK Satya Praja 1 Petarukan berjalan sukses. Tahun ini sekolah berhasil menjaring 189 siswa baru kelas 10 yang terbagi ke dalam 6 ruang kelas.
Jumlah itu naik signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 5 kelas dengan total sekitar 140-an siswa.
"Alhamdulillah tahun ini target tercapai. Walaupun standarnya 36 siswa per kelas, saat ini rata-rata 31-32 siswa. Tapi ini sudah ada kenaikan yang bagus," ujar Nasir, Kepala SMK Satya Praja 1 Petarukan, di ruangannya, Selasa (28/7/2026).
Menurut Nasir, kunci keberhasilan SPMB tahun ini adalah mempertahankan strategi input yang sudah berjalan, ditambah inovasi promosi.
"Strategi SPMB yang sukses kami pertahankan. Ke depan sambil berjalan kita tambah ide dan inovasi. Target kami nanti bisa 6 kelas gemuk, hampir 216 siswa. Itu yang jadi standar ideal," jelasnya.
Untuk menarik minat calon siswa, SMK Sapra 1 Petarukan mengandalkan 3 cara :
1. Promo masif di media sosial secara intensif
2. Turun langsung ke desa-desa di wilayah Pemalang.
3. Mengoptimalkan siswa sebagai ujung tombak di desanya masing-masing sebagai corong promosi ke masyarakat dan lingkungan sekitar.
"Kami ingin siswa-siswi kami sendiri yang jadi promosi terbaik. Kalau mereka nyaman dan berprestasi, otomatis masyarakat sekitar akan tertarik," kata Nasir.
3 Jurusan Unggulan, Siap Kerja 1 Tahun Dikawal. Saat ini SMK Satya Praja 1 Petarukan masih membuka 3 jurusan andalan:
1. TKJ - Teknik Komputer Jaringan: 3 kelas
2. Akuntansi: 2 kelas
3. DKV - Desain Komunikasi Visual : 1 kelas dengan 31 siswa
Jurusan DKV memang masih sepi peminat di Pemalang, tapi pihak sekolah tetap optimis bisa berkembang.
Keunggulan lain yang jadi pembeda adalah program pengawalan alumni selama 1 tahun penuh setelah lulus.
"Setelah anak tamat, sekolah akan kawal 1 tahun. Mau kuliah, kerja, atau daftar ke Angkatan TNI-Polri, sekolah bertanggung jawab penuh mendampingi," tegas Nasir.
Bukti nyata, data alumni tahun kemarin: 3-5 anak lanjut ke perguruan tinggi dan 50 alumni terserap di dunia kerja di berbagai sektor industri, termasuk di Jabodetabek.
Ke depan, SMK Sapra 1 berwacana menambah jurusan baru, khususnya di bidang teknologi. Namun masih terkendala regulasi dan sarana prasarana.
"Secara prosedur, kalau mau buka jurusan baru harus ada ruang kelas, ruang praktik, dan peralatan sesuai jurusan. Itu butuh modal awal dan dana yang besar. Untuk sekarang kami fokus pengembangan ke atas dulu, belum bisa ke samping," terang Nasir.
Ia berharap, ke depan kualitas dan kuantitas SMK Satya Praja 1 bisa sejajar dengan SMK lain di Pemalang. Targetnya minimal 80% bisa mengimbangi dari sisi KBM dan sarana prasarana.
"Harapan kami SMK Satya Praja 1 bisa berkembang lebih cepat dan pesat. Biar tidak terlalu jauh dengan SMK lain," pungkasnya.
SMK Satya Praja 1 Petarukan berkomitmen mencetak lulusan yang siap kerja, siap kuliah, dan siap berwirausaha dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.
SUMBER :
Wawancara Nasir, Kepala SMK Satya Praja 1 Petarukan
Editor: RUDIONO.