Dispermades Pemalang Gelar Temu Bisnis BUMDes, Buka Peluang Kemitraan Samsat Keliling hingga Internet Desa
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pemalang menggelar Temu Bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Hotel Winner Pemalang, Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan ini mempertemukan seluruh BUMDes se-Kabupaten Pemalang dengan sejumlah mitra strategis untuk membuka peluang usaha baru di tingkat desa.
Kepala Dispermades Kabupaten Pemalang Andre Adi mengatakan, temu bisnis ini menjadi ruang kemitraan agar BUMDes dapat mengembangkan unit usaha sesuai kebutuhan masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini muncul beberapa tawaran kerja sama. UPPB Samsat Pemalang menawarkan program Samsat Keliling. Nantinya BUMDes bisa mengelola perpanjangan STNK dan pembayaran pajak kendaraan. Pelayanan pajak jadi lebih dekat ke desa," ujar Andre Adi.
Selain Samsat, PT Koneksi Anak Negeri juga menawarkan kerja sama penyediaan jaringan internet berbasis wifi di desa. Tujuannya agar masyarakat desa memiliki akses informasi dan melek teknologi.
Sejumlah OPD turut hadir memberikan pendampingan, UKM dan Perdagangan fokus pada pengelolaan UMKM desa. Dinas Pariwisata memberi masukan terkait pengembangan desa wisata. Sementara DPMPTSP menjelaskan tata cara perizinan bagi UMKM yang akan dipasarkan oleh BUMDes.
Tantangan Utama: SDM dan Keberanian Usaha,
Andre Adi mengakui masih banyak BUMDes di Pemalang yang belum aktif. Faktor utama adalah keterbatasan kualitas sumber daya manusia dalam tata kelola dan belum adanya pemahaman rencana usaha yang jelas.
"Pengurus banyak yang ragu. Mampu tidak, berani tidak. Karena memang belum punya pengalaman," katanya.
Untuk mengatasi itu, Dispermades mendorong terjadinya interaksi antara BUMDes yang sudah maju dengan BUMDes yang belum berjalan optimal.
"Kita pertemukan. Biar ada sharing pengetahuan dan sharing pemahaman usaha. BUMDes maju bisa cerita bagaimana memulai, risikonya apa, dan solusinya bagaimana. Dengan begitu yang belum maju bisa mencontoh dan mendapat dorongan," jelas Andre.
Peran Kades dan Pertanggungjawaban,
Andre menekankan, keberhasilan BUMDes sangat ditentukan oleh tata kelola pengurus dan dukungan Pemerintah Desa.
"Pertanggungjawaban BUMDes itu ada di pengurus dan kepala desa. Kami berharap melalui pertemuan ini, BUMDes di setiap desa bisa lebih maksimal dan memberi dampak langsung ke ekonomi masyarakat," pungkasnya.
Editor: RUDIONO