BREAKING NEWS

SMPN 3 Bantarbolang Gelar MPLS 3 Hari dan Buka PPDB Tahap 2, Kuota Masih Tersisa 15




Anjasmoro Wakil Kepala SMP N 3 Bantarbolang

PEMALANG, SMP Negeri 3 Bantarbolang melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS selama tiga hari. Kegiatan dimulai Senin, Selasa, Rabu dan akan berakhir pada Jumat pekan ini sesuai Petunjuk Teknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Wakil Kepala SMPN 3 Bantarbolang, Anjasmoro, mengatakan MPLS tahun ini difokuskan untuk membentuk karakter siswa baru melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. 

"Kegiatan MPLS kita laksanakan 3 hari sesuai juknis Kemendikbud. Materi utamanya 7 kebijakan anak Indonesia hebat. 

Tujuannya agar anak cepat adaptasi, disiplin, dan punya kebiasaan baik sejak awal masuk sekolah," ujar Anjasmoro di kantornya, Rabu 15 Juli 2026.

PPDB 2026: Kuota 192, Pendaftar 177
Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, SMPN 3 Bantarbolang mendapat kuota siswa baru sebanyak 192 siswa. 

Namun hingga penutupan pendaftaran terakhir tanggal 6 Juli 2026, jumlah pendaftar yang resmi hanya 177 siswa. Artinya masih ada kekurangan 15 kuota.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah sudah membuka pendaftaran PPDB tahap 2. 

"Kami buka tahap 2 bagi masyarakat yang belum tahu informasi. Juga bagi anak yang belum diterima di sekolah lain bisa mendaftarkan diri di sekolah kami. Silakan manfaatkan kesempatan ini," jelas Anjasmoro.

Dari data jalur penerimaan, untuk jalur afirmasi sekolah menerima 21 siswa. Jumlah tersebut bahkan belum memenuhi kuota yang tersedia.

Selain fokus pada penerimaan siswa baru, SMPN 3 Bantarbolang juga terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan. Berbagai strategi dan program unggulan disiapkan.

"Sekolah di sini punya beberapa program unggulan. Untuk peningkatan akademik, mutu pembelajaran guru terus kita dorong melalui workshop dan pelatihan agar siap dalam mengelola pembelajaran," terang Anjasmoro.

Pembentukan karakter juga menjadi prioritas. Sekolah mengorientasikan pada 8 dimensi profil lulusan dan diimplementasikan dalam kegiatan kurikuler. 

"Setiap pagi kita biasakan budaya 5 S, Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Ini bagian dari pembentukan karakter anak," tambahnya.

Guru juga dibekali strategi pembelajaran mendalam melalui workshop. Tujuannya agar proses belajar di dalam kelas lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai kebutuhan siswa.

Dengan kombinasi akademik, karakter, dan ekstrakurikuler, SMPN 3 Bantarbolang berharap siswa -siswi dapat memiliki kompetensi utuh.

Sumber: SMP Negeri 3 Bantarbolang