Sosialisasi Kampung Nelayan Merah Putih Digelar di Desa Mojo
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG — Pemerintah bersama Forkopimca Kecamatan Ulujami menggelar sosialisasi program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Jum'at 17 Juli 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimca Ulujami, Kepala Desa Mojo, kelompok nelayan Desa Mojo, serta perwakilan pemenang tender proyek pembangunan kawasan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi nelayan. Di Desa Mojo, kawasan ini direncanakan menjadi pusat aktivitas nelayan yang tertata dan modern.
Dalam sosialisasi tersebut, Danramil Ulujami Kapten Inf. Supardi menyampaikan bahwa nilai proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Mojo.
Ini proyek besar untuk masyarakat nelayan. Targetnya kurang lebih lima bulan ke depan sudah harus selesai," kata Supardi.
"Kegiatan yang membangun ini untuk kita semua. Untuk Mojo, kalau kita serius lima bulan pasti selesai. Jangan sampai seperti dulu, sudah lama direncanakan tapi tidak selesai-selesai," ujarnya.
Supardi juga mengingatkan agar proyek ini tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Ini kegiatan negara untuk sampean yang merasakan langsung manfaatnya. Jangan sampai tender sudah ada, tapi diambil alih ke tempat lain seperti Desa Ketapang atau Desa Tasikrejo.
Mari kita jaga bersama agar pembangunan di Mojo benar-benar untuk masyarakat Mojo," tegasnya.
Kepala Desa Mojo bersama Forkopimca Ulujami menyatakan siap mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan proyek. Pihak pemenang tender juga hadir untuk menjelaskan teknis pelaksanaan dan timeline pembangunan di hadapan warga.
Para nelayan Desa Mojo menyambut baik program ini. Mereka berharap dengan adanya Kampung Nelayan Merah Putih, fasilitas tambat labuh, tempat pelelangan ikan, dan sarana pendukung lainnya dapat meningkatkan pendapatan dan keamanan saat melaut.
Pemerintah Kecamatan Ulujami berharap sosialisasi ini menjadi awal yang baik agar seluruh tahapan pembangunan berjalan transparan, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Camat Ulujami, Waluyo, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan warga yang lahannya terdampak pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Mojo.
"Kami paham mungkin ada lahan yang sempit dan terdampak. Tapi tetap ada solusinya. Tidak mungkin berkurang begitu saja. Sekarang ini kawasan Mojo sudah masuk wilayah prioritas, kata Waluyo.
Ia meminta warga untuk tidak khawatir dan tetap mendukung program pemerintah.
Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan kepentingan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
"Kepada bapak, ibu, saya minta kebijakannya. Ikhlas. Jangan sampai karena ada yang batal, pembangunannya jadi tidak bisa jalan. Ini wilayah prioritas yang sumber dananya sudah ada dan akan dibangun. Kalau ditunda terus, ruginya kita semua," lanjutnya.
Waluyo mengajak masyarakat berpikir bersama dan tidak terpecah. Ia menekankan bahwa proyek ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kepentingan warga pesisir secara keseluruhan.
"Mari kita bahas secepatnya, kita bangun bersama. Jangan sampai tidak menyatu dan akhirnya hilang. Ini kepentingan kita bersama," tegasnya. ( red )