Fenomena "Bediding" Landa Pemalang, BMKG: Suhu Malam Turun Drastis Saat Musim Kemarau
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG .– Sejumlah warga di Kabupaten Pemalang merasakan udara yang sangat dingin pada malam hingga pagi hari. Fenomena ini dikenal sebagai "bediding" yang umum terjadi saat puncak musim kemarau.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bediding terjadi karena langit yang bersih tanpa awan. Kondisi ini membuat panas bumi terlepas bebas ke atmosfer pada malam hari, sehingga suhu udara turun drastis.
Tidak hanya malam, pada siang hari angin juga terasa dingin. Hal itu disebabkan oleh tiupan Angin Monsun Australia yang membawa massa udara dingin dan kering dari Benua Australia yang saat ini sedang mengalami musim dingin.
BMKG dan Halodoc menjelaskan ada 3 faktor utama yang membuat angin siang terasa dingin.
*Pertama*, aliran massa udara dingin dari Australia.
*Kedua*, kelembapan udara rendah sehingga angin terasa lebih tajam di kulit.
*Ketiga*, adanya kontras suhu ekstrem. Di siang hari matahari menyengat tanpa terhalang awan, namun angin dingin tetap berhembus. Perpaduan inilah yang membuat tubuh merasakan sejuk atau dingin yang mencolok.
Menanggapi fenomena tersebut, masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan. Warga disarankan menggunakan pakaian hangat pada malam hari, tetap menjaga hidrasi di siang hari, dan menghindari paparan angin langsung terlalu lama agar tidak mudah sakit.
Sumber: BMKG dan Halodoc.