Berdiri dari Patungan Warga, SDN 1 Tanjung Raja Kelas Jauh di Tanggamus Masih Butuh Dukungan Pemerintah
Font Terkecil
Font Terbesar
TANGGAMUS– Semangat gotong royong warga Pekon Tanjung Raja, Kabupaten Tanggamus, menjadi kunci berdirinya SDN 1 Tanjung Raja Kelas Jauh di wilayah Batu Nyangka. Sebelum sekolah itu ada, puluhan anak harus belajar berpindah-pindah di rumah warga karena belum tersedia gedung pendidikan.
Keterbatasan akses dan jauhnya jarak ke sekolah negeri terdekat mendorong masyarakat mengambil inisiatif. Secara swadaya, warga patungan membeli lahan, membangun gedung sederhana, hingga mengumpulkan iuran untuk menggaji guru yang didatangkan dari luar daerah.
“Waktu itu kami tidak mau anak-anak putus sekolah. Kalau nunggu bantuan, tidak tahu kapan. Akhirnya kami bangun sendiri, sedikit-sedikit,” ujar salah satu tokoh masyarakat Batu Nyangka.
Kini gedung sekolah sudah berdiri dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Namun sejumlah fasilitas dasar masih belum memadai. Para guru berharap pemerintah dapat membantu menyediakan tambahan buku pelajaran, proyektor, dan yang paling mendesak adalah akses internet.
Hingga saat ini wilayah Batu Nyangka belum terjangkau sinyal. Kondisi itu membuat proses pembelajaran belum bisa mengikuti perkembangan teknologi dan kurikulum berbasis digital.
“Kita masih mengajar secara manual. Anak-anak juga belum mengenal internet. Padahal sekarang semua serba online,” kata salah satu guru.
Selain fasilitas pendidikan, warga juga meminta perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar. Akses jalan menuju Batu Nyangka masih rusak dan sulit dilalui saat musim hujan. Akibatnya, anak-anak kerap kesulitan berangkat ke sekolah.
Warga juga berharap jaringan listrik segera masuk ke wilayah tersebut. Selama ini aktivitas belajar mengajar terbatas karena belum ada aliran listrik yang stabil.
“Kami sudah berjuang mendirikan sekolah dari hasil patungan. Kami berharap pemerintah hadir melengkapi. Bangun jalan, masukkan listrik, dan hadirkan internet. Itu akan sangat membantu anak-anak kami,” ujar perwakilan warga.
Warga Batu Nyangka berharap perjuangan mereka membangun sekolah secara mandiri dapat diikuti dengan dukungan nyata dari pemerintah daerah dan pusat, agar pendidikan di daerah terpencil bisa berjalan lebih optimal dan setara.
Sumber:Tokoh masyarakat dan guru SDN 1 Tanjung Raja Kelas Jauh.