SMPN 4 Ulujami Terendam Rob 50 Cm, Proses Belajar Terhambat
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG – Aktivitas belajar di SMP Negeri 4 Ulujami, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, terganggu akibat banjir rob yang merendam area sekolah hingga 50 sentimeter.
Genangan air sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan permanen.
Kepala Tata Usaha SMPN 4 Ulujami, Slamet, mengatakan pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan usulan perbaikan sarana prasarana ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Namun hingga kini belum ada jawaban konkret.
“Nasib SMPN 4 Ulujami sangat memprihatinkan. Bangunan sekolah terendam hingga 0,5 meter.
Kami sudah berusaha mengajukan usulan ke dinas kabupaten maupun Kementerian Pendidikan, tetapi belum ada jawaban,” kata Slamet saat temu bincang, Kamis 25 Juni 2026 pagi.
Menurutnya, genangan rob yang tak kunjung surut sangat mengganggu kegiatan pembelajaran. Ruang kelas dan halaman sekolah kerap tergenang, sehingga siswa dan guru kesulitan beraktivitas.
Untuk mengatasi kondisi darurat, para guru mengumpulkan dana secara mandiri untuk mengurug sebagian area sekolah yang paling parah terdampak.
“Tanah urug yang sedang dikerjakan itu hasil dari kumpulan para guru yang peduli,” jelas Slamet.
Pihak sekolah berharap pemerintah pusat dan daerah segera turun tangan menangani masalah rob secara menyeluruh.
Sebab, kondisi ini bukan hanya merusak sarana prasarana, tetapi juga mengancam keberlangsungan pendidikan di wilayah pesisir.
“Kami memohon kepada semua pihak untuk membantu menyelesaikan masalah ini, baik dinas maupun Kementerian Pendidikan. Kalau dibiarkan, sangat mengganggu kegiatan pembelajaran,” ujarnya.
Slamet menambahkan, harapan terbesar warga sekolah adalah agar penanganan rob bisa segera dilakukan sehingga proses pendidikan bisa pulih seperti sedia kala.
SMPN 4 Ulujami berada di kawasan pesisir utara Pemalang yang memang rawan terdampak banjir rob dan abrasi.
Pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan sejumlah upaya penanganan pesisir, namun belum menyentuh area sekolah tersebut secara optimal.
Sumber::
Percakapan dengan Kepala Tata Usaha SMPN 4 Ulujami, Slamet, di sekolah setempat, Kamis 25 Juni 2026.