Korban Jiwa Tabrakkan Antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Ada 7 Orang
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG - Jumlah korban jiwa akibat tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, bertambah. Hingga Selasa (28/4) pagi, sebanyak 7 orang dinyatakan meninggal dunia
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyebutkan, selain korban jiwa, peristiwa ini juga mengakibatkan 81 orang luka-luka.
Adapun peristiwa ini diduga bermula dari adanya taksi berwarna hijau yang tertabrak KRL di pelintasan kereta.
Setelah rangkaian tersebut berhasil dievakuasi, insiden lanjutan kemudian terjadi. Kecelakaan kedua ini terjadi saat KRL tujuan Jakarta–Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Pada saat itu KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL dari arah belakang. ( Red )