Silaturahmi Haji 2026 Pemalang : Tingkat Kematian Rendah, Wabup Dinilai Paling Ramah dan Merakyat
Font Terkecil
Font Terbesar
SUARA BERSATU.COM -Kegiatan silaturahmi Jamaah Haji Kabupaten Pemalang Tahun 2026 / 1447 H berlangsung khidmat dan lancar. Kegiatan ini digelar di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (28/10/2026).
Pembimbing Ibadah Haji Kloter 10, H Mutarofik, mengatakan pelaksanaan haji tahun ini berjalan sukses. Sebanyak 762 jamaah asal Kabupaten Pemalang terbagi dalam tiga kloter, yakni Kloter 9, Kloter 10, dan Kloter 11.
Kloter 9 digabung dengan Kabupaten Brebes, Kloter 10 khusus Kabupaten Pemalang, dan Kloter 11 digabung dengan Kabupaten Pekalongan," jelas Mutarofik usai acara.
Ia bersyukur, tingkat kematian jamaah tahun ini tidak tinggi. Di Kloter 10 hanya terdapat satu jamaah yang meninggal dunia. Hal ini dampak dari pengetatan syarat istithaah haji, terutama istithaah kesehatan dan pelunasan.
"Alhamdulillah tahun 2026 kebanggaan kita semua, Bapak Wakil Bupati Pemalang berbarengan menjadi Petugas Haji Daerah (PHD) di Kloter 10. Beliau melaksanakan tugas pelayanan umum," ungkapnya.
Menurut Mutarofik, sinergi antara petugas kloter dan petugas PHD berjalan sangat baik. Koordinasi dengan Karu dan Karom sebagai pembimbing kloter membuat seluruh rangkaian ibadah dari keberangkatan hingga kepulangan berjalan lancar.
Kegiatan silaturahmi hari ini merupakan silaturahmi perdana yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Pemalang. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digelar baik untuk jamaah yang akan berangkat maupun yang telah pulang.
"Harapan kami setelah kepulangan ini jamaah diberi kesehatan, kelancaran, keberkahan, dan menjadi haji yang mabrur," harapnya.
Dalam arahannya, Plt. Bupati hanya bercerita tentang pengalaman pribadi selama menjadi jamaah haji. Mutarofik yang selama 40 hari 40 malam sekamar dengan Wakil Bupati menilai sosok Wabup sangat baik, merakyat, dan ramah.
"Beliau adalah orang baik, merakyat, paling banyak senyum walaupun tidak kenal dengan para jamaah. Alhamdulillah keramahan dan keakraban kami menjadi seduluran sak lawase," kata Mutarofik menirukan suasana keakraban di Tanah Suci.
Terkait persiapan haji tahun depan, Mutarofik menyebut akan ada pengetatan seleksi. Tidak semua rumah sakit memiliki izin untuk pemeriksaan kesehatan jamaah (MCU) dan istithaah.
Seleksi akan lebih ketat dari tahun kemarin, termasuk seleksi petugas hajinya. Informasinya pelaksanaan diklat petugas akan dilaksanakan selama 30 hari dengan konsep semi militer untuk memberikan integritas dan pelayanan terbaik, pungkasnya.
Editor: RUDIONO.