BREAKING NEWS

Camat Ampelgading Hadiri Monev Komisi A DPRD Pemalang, Pastikan Pilkades Serentak 2026 Aman dan Kondusif


SUARA BERSATU PEMALANG, Camat Ampelgading H.Misbahudin,S.IP., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kecamatan Ampelgading Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (10/10 /2026 ) di Pendopo Kecamatan Ampelgading.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Ampelgading, unsur Polsek Ampelgading, Babinsa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pemalang, Kabid Dispermades, Pengawas Pilkades Serentak se-Kecamatan Ampelgading, Ketua Panitia Pilkades, Ketua BPD se-Kecamatan Ampelgading, serta tamu undangan lainnya.

Camat Ampelgading, H.Misbahudin, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan kegiatan monitoring ini sangat penting sebagai bentuk evaluasi terhadap kesiapan tahapan-tahapan Pilkades Serentak 2026 di wilayahnya.

"Monitoring ini sangat penting karena merupakan evaluasi tahapan-tahapan persiapan Pilkades serentak pada 2026. Kami berharap, untuk kegiatan itu bisa berjalan aman dan kondusif," ujar Misbahudin.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmi Hakim, S.H., M.M.,menyampaikan kehadiran Komisi A bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan panitia dan pemerintah desa dalam menghadapi Pilkades yang akan diselenggarakan pada 9 November mendatang.

"Kami mengecek semua persiapan Pilkades 2026 yang akan diselenggarakan pada 9 November mendatang. Saya sering keliling, mekanisme tidak lepas dari koordinasi dengan kepolisian. Kami terus melakukan pemantauan," kata Fahmi.

Fahmi menambahkan, pihaknya tidak hanya mengawal tahapan pemilihan saja, namun juga akan terus mengawal proses hingga pasca Pilkades, mulai dari pengambilan nomor urut calon, pengawalan pembangunan, hingga pasca pelantikan.

"Konsepnya pasca pengambilan nomor urut kita kawal, hingga pelantikan. Tiga bulan setelah dilantik, kepala desa terpilih harus sudah menyusun RPJMDes, untuk menyalurkan visi-misi kampanyenya. Kita songsong bersama, RPJMDes harus dibahas," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dispermades Kabupaten Pemalang, Drs Andri Adi, M,.SI.,menyampaikan beberapa penekanan penting terkait regulasi pelaksanaan Pilkades. Ia menyebutkan bahwa seluruh administrasi dan jurnal tahapan harus selesai tepat waktu dan sesuai aturan.

"Alhamdulillah sejauh ini guyub rukun. Menang kalah dalam Pilkades itu biasa. Yang terpenting kita jaga kebersamaan dalam mencari pemimpin terbaik,"ujarnya.

Andri juga menekankan terkait netralitas BPD dan panitia serta aturan kampanye. Menurutnya, saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan silaturahmi, belum memasuki masa kampanye resmi.

"Di Undang-Undang sudah diatur persiapannya. Sekarang masih banyak yang silaturahmi, itu boleh, tapi belum boleh memasang alat peraga kampanye. Regulasi tidak boleh dilanggar. Konsultasikan dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas," tegasnya.

Di akhir arahannya, Andri mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan bagi para bakal calon kepala desa menjelang tahapan pemeriksaan kesehatan dan pengundian nomor urut.

"Masa penting, kesehatan para calon harus dijaga. Pada saat penyampaian visi-misi dan pengundian, tidak bisa diwakilkan, harus tampil sendiri. Sesuai regulasi, saat memasuki hari tenang tidak boleh ada gambar calon. Pada saat pencoblosan, peserta pastikan bersurat dan membawa identitas yang sah," tutup Andri.

Kegiatan Monev tersebut berjalan lancar dan diakhiri dengan sesi diskusi serta tanya jawab antara Komisi A DPRD dengan panitia dan BPD terkait kendala yang dihadapi di lapangan.

Editor : RUDIONO