173 Desa Siap Pilkades Serentak, Plt Bupati Pemalang: Jangan Pecah Hanya Karena Beda Pilihan
Font Terkecil
Font Terbesar
SUARA BERSATU.COM Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 9 November 2026, Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memberikan pembekalan khusus kepada para calon kepala desa. Tujuannya satu, agar Pilkades berjalan aman, tertib, damai dan tidak memecah persatuan warga.
Pembekalan digelar di Ruang Pandawa Hotel Winner Pemalang, Rabu (28/10/2026). Kegiatan diikuti para calon Kades dari delapan kecamatan, yakni Kecamatan Ampelgading, Bantarbolang, Watukumpul, Randudongkal, Belik, Moga, Pulosari, dan Warungpring.
Hadir langsung Plt Bupati Pemalang *Nurkholes*, Kajari Pemalang *Rina Idawani*, Kasdim 0711/Pemalang *Mayor Kav Agus Solihin*, Kabag Ops Polres Pemalang *Kompol Amin Mezy Syafiudin*, dan Sekretaris Daerah *Bagus Sutopo*.
*Plt Bupati: Calon Kades Harus Jadi Contoh Politik Sehat*
Plt Bupati Pemalang Nurkholes menegaskan, demokrasi harus berjalan hingga ke tingkat desa paling bawah, namun tetap dengan menjaga persatuan dan kerukunan.
Menurutnya, seorang calon kepala desa adalah tokoh yang memiliki pengaruh besar di lingkungannya. Karena itu, mereka wajib memberikan contoh berpolitik yang sehat dan dewasa.
"Jangan sampai persaingan Pilkades menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Setelah pemilihan selesai, semua harus kembali bersatu. Jangan ada lagi kelompok-kelompok yang merusak kebersamaan warga," kata Nurkholes.
*Kajari: Adu Gagasan, Bukan Politik Uang*
Sementara itu, Kajari Pemalang Rina Idawani mengingatkan agar para calon mengedepankan adu gagasan, kreativitas, dan inovasi.
Calon diminta memaparkan cara menyelesaikan persoalan desa dan cara mengembangkan potensi desa, bukan dengan cara-cara yang merusak demokrasi.
Ia meminta para calon menghindari provokasi, pengerahan massa secara berlebihan, dan praktik politik uang yang sangat berpotensi memicu konflik sosial di tingkat desa.
TNI-Polri: Jaga Stabilitas, Jangan Sebar Hoaks
Kasdim 0711/Pemalang Mayor Kav Agus Solihin menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan selama seluruh tahapan Pilkades.
Ia mengingatkan, perbedaan pilihan sangat rawan memicu gesekan, tidak hanya antarcalon dan antarpendukung, tetapi juga antarwarga yang masih memiliki hubungan dekat, bahkan ikatan keluarga.
"Para calon harus memberikan arahan yang jelas kepada tim sukses dan pendukungnya. Jaga silaturahmi antarcalon, jangan menyebarkan hoaks, patuhi aturan hukum dan tanggung jawab moral. Kampanye harusnya jadi ajang menyampaikan gagasan dan solusi, bukan memicu permusuhan," tegas Agus Solihin.
Senada, Kabag Ops Polres Pemalang Kompol Amin Mezy Syafiudin menyatakan, Polres Pemalang bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur masyarakat akan terus bersinergi menjaga kondusivitas.
Para calon diimbau untuk benar-benar mengendalikan pendukungnya masing-masing agar tidak terjadi pelanggaran maupun gangguan keamanan hanya karena perbedaan pilihan.
*Sekda: Pilkades Hajat Warga, Pemda Fasilitasi Adil*
Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo menegaskan, Pilkades merupakan hajat besar masyarakat desa. Sedangkan pemerintah daerah bersama Forkopimda bertugas memfasilitasi dan mendampingi pelaksanaannya agar berjalan sesuai aturan.
Ia mengajak seluruh calon Kades beserta tim pendukung untuk terus menjaga komunikasi, menghindari gesekan, dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang tepat dan bermartabat.
"Pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan secara adil kepada seluruh calon serta membuka ruang konsultasi untuk mencegah kesalahpahaman," ujarnya.
Diketahui, Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang dijadwalkan berlangsung pada *9 November 2026 di 173 desa*. Melalui pembekalan ini, seluruh calon kepala desa diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan sesuai aturan, sehingga pelaksanaan Pilkades berjalan aman, tertib, damai dan kondusif.
Editor: RUDIONO