BREAKING NEWS

Dump Truk Patah As di Jalan Halmahera Cibelok, Arus Lalu Lintas Macet



PEMALANG, – Arus lalu lintas di Jalan Halmahera, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, sempat tersendat parah pada Jumat (3/7/2026) siang. Penyebabnya, sebuah dump truk mengalami patah as dan tidak dapat melanjutkan perjalanan, sehingga menutup sebagian badan jalan.

Insiden tersebut membuat kendaraan dari dua arah harus bergantian melintas. Kemacetan mengular cukup panjang, terutama pada jam aktivitas siang hari.

Kronologi dan Dampak Kemacetan,
Berdasarkan pantauan di lokasi, dump truk bernomor polisi belum diketahui itu berhenti tepat di tengah badan jalan setelah as roda patah. Posisi kendaraan yang melintang membuat hanya separuh jalan yang bisa digunakan.

Akibatnya kendaraan dari arah Taman menuju Pemalang kota dan sebaliknya harus antre bergantian. Kecepatan kendaraan juga terpaksa dikurangi saat melintas titik kejadian," ujar Aiptu Slamet, petugas Unit Lantas Polsek Taman yang berada di lokasi.

Antrean kendaraan mulai terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan belum terurai hingga satu jam kemudian. Mayoritas pengendara roda dua dan roda empat tampak bersabar menunggu giliran.

imbauan Kepada Pengendara,
Pihak kepolisian bersama warga dan relawan lalu lintas langsung turun tangan melakukan pengaturan arus. Tujuannya agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah dan menghindari potensi kecelakaan.

"Kami imbau kepada seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati, kurangi kecepatan, dan ikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan nomor satu," kata Aiptu Slamet.

Ia juga meminta pengendara yang tidak memiliki urusan mendesak untuk mencari jalur alternatif. Rute pengalihan yang disarankan adalah melalui Jalan Pantura atau jalur dalam Desa Cibelok menuju Taman.

Proses Evakuasi Masih Berlangsung,
Hingga berita ini diturunkan pukul 13.00 WIB, proses evakuasi dump truk masih dilakukan. Petugas bengkel dan mobil derek sudah berada di lokasi untuk memperbaiki atau mengangkut kendaraan yang rusak.

"Untuk sementara truk masih kami upayakan diperbaiki di tempat. Kalau tidak bisa, akan kami derek ke bengkel terdekat agar badan jalan bisa kembali normal," jelas Slamet.

Belum diketahui pasti penyebab patah as. Namun, dugaan sementara adalah muatan yang melebihi kapasitas dan kondisi jalan yang tidak rata.

Pihak berwenang mengimbau pemilik angkutan barang untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi dan mematuhi batas muatan yang ditentukan, demi keselamatan bersama.

sumber: Petugas Unit Lantas Polsek Taman