BALITA 5 TAHUN DI PEKALONGAN MENINGGAL DUNIA DIDUGA DIGIGIT ULAR WELING SAAT TIDUR
Font Terkecil
Font Terbesar
PEKALONGAN – Duka mendalam menyelimuti warga Dukuh Mesoyi RT 03 RW 01, Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. Seorang balita berusia 5 tahun, Muhammad Khoirul Anam, meninggal dunia pada Minggu (5/7/2026) dini hari diduga akibat gigitan ular weling.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di ruang tengah rumah korban. Saat kejadian, korban sedang tertidur bersama neneknya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian warga sempat melihat seekor ular weling masuk ke dalam rumah. Ular tersebut diketahui memangsa seekor kadal. Setelah kadal lepas, ular diduga bergerak menuju ruang tengah tempat korban terlelap.
Diduga saat itulah korban mengalami gigitan. Mengetahui kondisi anaknya, keluarga langsung membawa korban ke RSUD Kajen sekitar 30 menit setelah kejadian untuk mendapatkan penanganan medis.
Sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong. Muhammad Khoirul Anam dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB.
Sekretaris Desa Mesoyi, Andri Kurniawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut ini merupakan kejadian pertama di desanya terkait warga meninggal dunia akibat dugaan gigitan ular.
"Rumah korban memang berada di kawasan permukiman yang berdekatan dengan area kebun warga. Ini pertama kalinya terjadi kasus seperti ini di Desa Mesoyi," ujar Andri Kurniawan.
Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka sekitar pukul 06.30 WIB. Prosesi pemakaman dilakukan di pemakaman desa pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri keluarga serta warga sekitar.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga. Banyak orang tua di desa tersebut mengaku khawatir, terutama yang rumahnya dekat dengan kebun atau lahan terbuka.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi masuknya ular maupun satwa liar lainnya ke dalam rumah. Terutama pada malam hari. Langkah antisipasi seperti menutup celah pintu, menjaga kebersihan halaman, dan tidak menumpuk barang di dalam rumah disarankan untuk meminimalkan risiko.
Hingga berita ini diturunkan, pihak desa bersama perangkat setempat terus melakukan sosialisasi kepada warga agar lebih berhati-hati dan segera mencari pertolongan medis jika terjadi kejadian serupa.
Sumber:
Andri Kurniawan - Sekretaris Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan