KKN UMUS Brebes Resmi Disambut Desa Paguyangan, Fokus Dukung Sedekah Bumi dan Program Sampah
Font Terkecil
Font Terbesar
foto, anak -anak KKN UMUS Brebes dengan Kepala Desa dan Perangkat desa, Rabu ( 1 /7 )
Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Desa di Kantor Balai Desa, didampingi Kepala Dusun dan Sekretaris Desa.
Kepala Desa Paguyangan Kasdono menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN UMUS. Ia berharap mahasiswa dapat memberikan ilmu kepada masyarakat serta berbaur dengan berbagai kelompok warga.
“Pada hari ini saya kedatangan KKN UMUS 22 mahasiswa, kami terima dengan baik. Mudah-mudahan bisa memberikan ilmu kepada masyarakat, juga bisa berbaur dengan para petani, peternak, pemuda,” kata Kasdono.
Kades Kasdono menyebut Desa Paguyangan memiliki banyak potensi yang bisa digali bersama mahasiswa. Salah satunya sektor peternakan kerbau.
“Desa Paguyangan memiliki 600 kerbau dan pernah menjadi percontohan. Selain itu kami juga punya karawitan yang dikelola sanggar. Karawitan Desa Paguyangan pernah tampil di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Itu sudah kebanggaan bagi desa,” jelasnya.
Ia mengajak mahasiswa untuk saling berbagi ilmu dengan masyarakat. “Maka dari itu anak-anak bisa bergabung, saling menimba ilmu,” ujarnya.
Dorong Keterlibatan di Agenda Sedekah Bumi, Kasdono juga menyampaikan, Desa Paguyangan akan menggelar hajat besar Sedekah Bumi pada 8 Juli mendatang. Agenda tahunan yang ditunggu masyarakat itu akan diisi berbagai kegiatan seperti kirab gunungan, pagelaran wayang, ziarah ke makam sesepuh, dan santunan.
“Kami berharap mahasiswa bisa membantu dalam kegiatannya. Kami harap bisa berbaur kepada masyarakat dan implementasi program kerjanya berjalan baik,” kata Kasdono.
Di akhir penyambutan, Kades berpesan agar para mahasiswa menjaga nama baik almamater selama melaksanakan KKN di Desa Paguyangan.
“Kesan kami, jaga almamater. Semoga ke depan program KKN memberi manfaat bagi desa dan mahasiswa,” pungkasnya.
Fakus Program Prioritas Pengelolaan Sampah,
Sementara itu, Mohammad Bustofa salah satu mahasiswa UMUS menjelaskan, total peserta KKN UMUS tersebar ada 22 Mahasiswa. Untuk wilayah dibagi dua, yakni 11 mahasiswa di Desa Paguyangan dan 11 mahasiswa di Desa Kebon Gede.
Ia menambahkan, program kerja paling prioritas yang akan dijalankan di Desa Paguyangan adalah pengelolaan sampah.
Sedangkan program lainnya akan disusun menyesuaikan kebutuhan dan potensi desa.
“Kalau program lain menunggu hasil pemetaan bersama perangkat desa dan masyarakat,” kata Bustofa.
Sumber: :
Penerimaan KKN Universitas Muhadi Setiabudi Brebes / Rudiono