ABK KM Cakra Mandiri Meninggal Dunia Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Evakuasi di Perairan Karangbolong Cilacap
Font Terkecil
Font Terbesar
ABK KM Cakra Mandiri Meninggal Dunia Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Evakuasi di Perairan Karangbolong Cilacap
CILACAP – Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah seorang anak buah kapal (ABK) KM Cakra Mandiri GT30 yang meninggal dunia saat melaut di perairan Pantai Karangbolong, Kabupaten Cilacap, Senin (15/6/2026).
Kantor SAR Cilacap menerima laporan kejadian tersebut dan segera mengerahkan tim menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Maryadi, mengatakan Basarnas bersama unsur SAR lainnya langsung bergerak ke perairan Karangbolong menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pelabuhan Sleko.
“Basarnas bersama tim SAR gabungan langsung berangkat ke lokasi Perairan Pantai Karangbolong menggunakan RIB Basarnas dari Pelabuhan Sleko,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Tim berhasil menjangkau kapal dan mengevakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa ke Dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) sebelum diteruskan ke RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut.
Korban diketahui bernama Feri Oktavianto (38), warga Mulyoharjo RT 02 RW 08, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan saksi, korban terjatuh saat memancing ikan di atas kapal.
“Dari keterangan saksi penyebab meninggalnya korban saat berada di atas kapal karena terjatuh pada saat memancing ikan,” lanjut Maryadi.
Setelah proses evakuasi selesai, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
“Dengan telah dievakuasinya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tutupnya.
Sumber: Kantor SAR Cilacap / Tim SAR Gabungan