BREAKING NEWS

85 Koperasi Desa Merah Putih di Bojonegoro Mulai Beroperasi, Harga Jual Diklaim Lebih Murah



Bojonegoro - Sebanyak 85 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bojonegoro resmi beroperasi melayani kebutuhan warga. Peluncuran koperasi ini bagian dari program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk pada 16 Mei 2026.

Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar mengatakan, pemerintah daerah menargetkan 396 titik koperasi tersebar di seluruh wilayah Bojonegoro. Dari jumlah itu, 85 lokasi sudah siap dan aktif melayani masyarakat.

Koperasi yang dibentuk pemerintah itu menawarkan harga barang lebih rendah dibanding toko kelontong dan pasar umum. Tujuannya meringankan beban warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Abdulloh menegaskan, keberadaan KDMP tidak dimaksudkan untuk mematikan usaha pedagang kecil dan UMKM yang sudah berjalan. Sebaliknya, koperasi dirancang sebagai mitra distribusi agar toko kelontong desa bisa memperoleh pasokan barang dengan harga lebih kompetitif.

Dengan rantai pasokan yang lebih pendek, harga jual di tingkat desa diharapkan tetap stabil dan terjangkau.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyebut, operasional 85 koperasi di Bojonegoro termasuk dalam peresmian serentak 1.610 KDMP di seluruh Indonesia. Sisa 311 titik di Bojonegoro masih dalam tahap pembangunan dan akan dibuka secara bertahap.

Program KDMP menjadi salah satu strategi pemerintah memperkuat ekonomi desa, menjaga stabilitas harga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tekanan ekonomi nasional.