Warga Poncol Pekalongan Temukan Pria Terluka di Kamar Kos, Polisi Lakukan Penyelidikan
Font Terkecil
Font Terbesar
PEKALONGAN – Warga Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan dibuat heboh pada Senin siang, 8 Juni 2026, setelah menemukan seorang pria dalam kondisi terluka di dalam kamar kos.
Korban yang diketahui berinisial MAW, berusia 38 tahun dan merupakan warga Kecamatan Pekalongan Timur, ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB. Ia langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.
Penemuan ini pertama kali diketahui oleh salah satu warga sekitar yang hendak berangkat bekerja. Riyadi, saksi mata di lokasi, mengaku kaget saat melihat korban terbaring lemas di dalam kamar kos.
“Sekitar jam setengah dua siang saya mau berangkat kerja. Saya lihat korban sudah terkapar di dalam kamar. Waktu itu dia masih sadar, tapi kondisinya sangat lemas,” jelas Riyadi.
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera memberi pertolongan awal dan menghubungi pihak berwenang. Tidak lama berselang, petugas kepolisian dan tim ambulans tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Tri Handayani, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa anggota langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung ke tempat kejadian. Petugas melakukan pengecekan, meminta keterangan saksi, serta membantu proses evakuasi korban agar cepat ditangani tenaga medis,” ungkap Tri Handayani.
Menurut keterangan kepolisian, saat ditemukan korban masih dalam keadaan sadar. Hingga saat ini, MAW masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak kepolisian belum dapat meminta keterangan lebih lanjut karena kondisi korban masih dalam pemulihan.
Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah kos yang berada di wilayah Poncol Gang 5. Polisi sudah meminta keterangan beberapa saksi dan melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Prioritas saat ini adalah memastikan korban mendapat perawatan yang maksimal,” tambah Kapolsek.
Kejadian ini sempat menarik perhatian warga sekitar. Beberapa warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi sebelum petugas menyelesaikan proses evakuasi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi orang di sekitar. Jika menemukan warga yang tampak mengalami tekanan emosional atau berperilaku tidak wajar, diharapkan segera menghubungi keluarga, tenaga kesehatan, atau aparat berwenang agar bisa segera mendapat bantuan.
Sumber : Rangkuman informasi berdasarkan keterangan saksi dan rilis resmi Polsek Pekalongan Timur, 8 Juni 2026.