Dinas Sosial, Dukcapil, Kesehatan, dan Pendidikan Gelar Monev Penguatan Desa di Ulujami
Font Terkecil
Font Terbesar
foto kegiatan Monitoring penguatan peran kecamatan dan Desa /Kelurahan,Kamis ( 4 /6 )
Data Terintegrasi Jadi Kunci Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting
PEMALANG – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Penguatan Peran Kecamatan, Desa, dan Kelurahan di Pendopo Kecamatan Ulujami, Pemalang Kamis 4 Juni 2026.
Kegiatan ini menyasar persoalan mendasar di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari kemiskinan, stunting, hingga anak tidak sekolah. Turut hadir kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Ulujami untuk menyelaraskan program dan data di lapangan.
Dalam forum tersebut, perwakilan Dinas Sosial Pemalang, Yanto, menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala. Menurutnya, sistem data sosial kini sudah terintegrasi sehingga perubahan kondisi warga dapat terdeteksi lebih cepat.
“Kalau ada warga yang sebelumnya terdampak PHK lalu sudah bekerja, data akan menyesuaikan secara otomatis. Begitu juga jika ditemukan indikasi ketidaksesuaian, seperti kepemilikan rekening bank yang banyak, maka penyaluran bantuan akan berhenti otomatis,” jelasnya.
Yanto menambahkan, warga yang masuk dalam desil satu sampai empat menjadi prioritas utama penerima bantuan. Pendekatan ini memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran dan tidak disalurkan kepada warga yang sudah tidak memenuhi kriteria.
Prioritas Lansia dan Kelompok Rentan,
Usulan program yang diajukan melalui skema APBN kini mengutamakan kelompok rentan, terutama lansia dan warga dengan desil terendah. Dengan data yang dinamis, intervensi bisa dilakukan lebih cepat dan sesuai kondisi riil di lapangan.
Selain bantuan sosial, penguatan administrasi kependudukan dan layanan perpustakaan desa/kelurahan juga menjadi bagian dari evaluasi. Tujuannya agar layanan dasar berjalan efektif dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sinergi Lintas Dinas untuk Hasil Maksimal,
Kolaborasi empat dinas ini diharapkan mempercepat penurunan angka kemiskinan, stunting, dan anak tidak sekolah di wilayah Pemalang. Satu data menjadi fondasi agar intervensi program tidak tumpang tindih dan lebih terukur.
Peserta monev sepakat untuk memperkuat koordinasi di tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini dinilai krusial agar setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga. ( Red /Rudiono)