TNI Ditugaskan Perkuat Ketahanan Pangan, Fokus pada Padi, Jagung, dan Kedelai
Font Terkecil
Font Terbesar
JAKARTA- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan penugasan baru bagi prajurit TNI untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Kebijakan itu disampaikan saat rapat kerja bersama Komisi I DPR di Jakarta sebagai upaya mengejar target swasembada pangan hingga 2029.
Dalam penugasan tersebut, personel TNI Angkatan Darat difokuskan mengelola sektor pertanian padi dan jagung. Sementara prajurit TNI Angkatan Laut mendapat instruksi khusus membudidayakan kedelai guna menekan tingginya angka impor komoditas tersebut.
Langkah ini diambil pemerintah menyusul tingginya ketergantungan Indonesia terhadap pasokan pangan dari luar negeri. Menhan menyoroti kedelai impor yang dikonsumsi masyarakat terkadang berstatus pakan ternak di negara asalnya.
“Pelibatan TNI AL diharapkan mampu menghasilkan bibit kedelai lokal berkualitas tinggi secara mandiri,” ujar Sjafrie dalam rapat kerja tersebut.
Kontribusi TNI AD dalam pengembangan jagung dan padi juga dinilai telah menunjukkan hasil positif bagi pemenuhan kebutuhan nasional.
Seluruh penugasan di sektor pertanian akan berada di bawah Batalyon Teritorial Pembangunan. Satuan khusus ini tidak hanya menangani tanaman, tetapi juga membawahi kompi bidang medis, konstruksi, hingga peternakan.
Pemerintah berharap ekspansi peran militer tersebut dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah. Proses pelaksanaannya dijamin transparan agar masyarakat dan parlemen dapat melakukan pengawasan langsung.
Editor: Rudiono.