BREAKING NEWS

Presiden Prabowo: “Rakyat di Desa Tidak Pakai Dolar”, Minta Masyarakat Tenang Hadapi Fluktuasi Rupiah




Nganjuk – Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak panik menghadapi fluktuasi nilai tukar rupiah. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Museum Ibu Marsinah dan operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Menanggapi pelemahan rupiah yang sempat menyentuh Rp17.614 per dolar AS, Presiden menyebut kondisi tersebut tidak berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat pedesaan.

“Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok,” ujar Presiden.

Menurutnya, kebutuhan pokok masyarakat desa dipenuhi melalui produksi dan transaksi lokal, sehingga fluktuasi kurs valuta asing tidak langsung dirasakan di tingkat bawah.

Presiden juga menyindir pihak-pihak yang kerap menyebarkan narasi bahwa Indonesia akan kolaps atau mengalami kekacauan akibat pelemahan mata uang. Ia berkelakar bahwa yang merasa pusing dengan kenaikan dolar adalah mereka yang hobi bepergian ke luar negeri.

Prabowo menegaskan pemerintah terus memantau kondisi ekonomi makro dan mengambil langkah untuk menjaga stabilitas serta daya beli masyarakat.

 Sumber: Informasi Sekretariat Presiden