BREAKING NEWS

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa Saat Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk


Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa Saat Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Nganjuk – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sosok Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik satu partai atau kelompok politik tertentu. Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Di hadapan tokoh masyarakat dan kaum buruh, Presiden mengatakan dirinya banyak meneladani ajaran Bung Karno dalam memimpin.

“Percayalah kaum buruh, percayalah semuanya, paham saya adalah paham pendiri bangsa kita. Jadi Saudara-saudara, sebetulnya saya yang banyak belajar dari ajaran-ajaran Bung Karno,” ujar Prabowo.

Ia juga menyebut tokoh bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan Sutan Syahrir sebagai simbol persatuan.

“Maaf, Bung Karno bukan milik satu partai, Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Kita ambil kekuatan dari semua pihak, itu dahsyat Indonesia itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden menyinggung sejarah panjang kebijakan Indonesia terhadap investasi asing, termasuk perusahaan tambang Freeport. 

Catatan sejarah menunjukkan perbedaan pendekatan antara era Presiden Soekarno yang menolak keras kehadiran modal asing di sektor sumber daya alam, dengan era Presiden Soeharto yang membuka peluang investasi asing melalui Kontrak Karya pertama dengan Freeport pada 19 April 1968, kurang dari sebulan setelah pelantikan.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa nilai-nilai para pendiri bangsa harus menjadi rujukan bersama untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan nasional.

Sumber: Informasi Sekretariat Presiden  


---

*