Polisi Selidiki Kasus Kematian Remaja di Cianjur, Ayah Tiri Masih Dicari
Font Terkecil
Font Terbesar
CIANJUR – Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan terkait kasus kematian seorang remaja perempuan berusia 16 tahun dengan inisial SH yang ditemukan meninggal di rumahnya di wilayah Cikalongkulon, Minggu (24/5).
Kasatreskrim Polres Cianjur, *AKP Fajri Amelia Putra*, menyatakan penyelidikan masih berlangsung intensif. Pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit.
“Masih proses penyelidikan, kita juga masih menunggu hasil autopsi. Untuk keberadaan ayah tiri korban juga masih kita cari,” ujar Fajri pada Selasa (26/5).
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Tim Inafis Polres Cianjur telah mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
“Tim Inafis sudah mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Ini untuk mencari petunjuk dari kasus ini,” jelas Fajri.
Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban dan memastikan kasus akan ditangani hingga tuntas. “Kita pastikan semuanya terungkap dengan terang benderang. Informasi lengkapnya akan kami sampaikan nanti,” tambahnya.
*Korban Ditemukan Keluarga*
Korban pertama kali ditemukan oleh bibinya di dalam kamar rumah. Kapolsek Cikalongkulon, *AKP Arip Titim Firmanto*, mengatakan polisi juga tengah menelusuri informasi terkait adanya surat dan rekaman video yang beredar.
“Memang ada informasi yang beredar terkait surat dan video. Makanya kami sedang mencari ayah tirinya untuk dimintai keterangan. Kami selidiki lebih lanjut kasus ini,” ujar Arip.
Kapolsek menambahkan, korban merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Saat kejadian, korban tinggal bersama ayah tirinya, sementara ibu korban bekerja di luar negeri.
Sumber :
1. Keterangan Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Amelia Putra
2. Keterangan Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim Firmanto