Batu Raksasa Longsor Jebol Tembok Rumah Warga Pemalang, 5 Orang Nyaris Jadi Korban
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG – Sebuah batu raksasa longsor dan menerobos masuk ke dalam rumah warga di Dukuh Pejarakan, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis malam. Kejadian terjadi pada 14 Mei 2026 pukul 21.05 WIB dan viral pada Jumat pagi.
Batu berdiameter sekitar 2,5–3 meter dengan berat diperkirakan 8–10 ton meluncur dari bukit di belakang rumah milik Bapak Karmudi. Batu tersebut menabrak tembok belakang hingga jebol besar dan berhenti di tengah ruang tengah, menghancurkan perabot dan barang elektronik di jalurnya.
Saat kejadian, Karmudi bersama istri dan tiga anaknya sedang duduk santai di ruang tengah.
"Kaget luar biasa, dengar bunyi seperti ledakan. Begitu lihat, batu besar sudah ada di dalam rumah, tembok jebol, barang-barang hancur berantakan. Kami semua lari keluar takut ada bagian rumah runtuh," ujar Karmudi.
Beruntung kelima penghuni rumah tidak mengalami luka, meski saat itu mereka duduk tepat di dekat titik jatuhnya batu. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp20 juta akibat kerusakan tembok samping, tembok belakang, pintu, dan perabot rumah.
Diduga longsor dipicu hujan dan angin kencang sejak sore yang membuat tanah labil dan batu lepas dari tebing. Warga menyebut posisi tebing memang sangat dekat dengan permukiman dan masih terdapat batu besar lain yang berpotensi longsor.
Pemerintah desa, camat, BPBD, TNI, dan Polri langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, memasang garis bahaya, dan mengimbau warga waspada terhadap longsor susulan. Pihak desa meminta bantuan pemerintah kabupaten untuk memotong atau mengamankan batu berbahaya di atas bukit agar kejadian serupa tidak terulang.
Rumah korban diperbaiki sementara seadanya, sementara keluarga mengungsi ke rumah tetangga hingga lokasi dinyatakan aman.
Warga setempat menilai kejadian ini menjadi peringatan serius bagi permukiman yang berada di lereng dan tebing. Mereka mendesak penanganan segera agar tidak ada korban jiwa di kemudian hari. ( Red )