BREAKING NEWS

Batang Gandeng Swasta Percepat Pasang 9.387 Lampu Jalan Lewat Skema KPBU



BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang mempercepat pemasangan 9.387 titik lampu jalan umum melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Langkah ini dibahas langsung Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam forum penjajakan minat pasar atau _market sounding_ bersama calon investor.

Acara yang digelar di Batang itu dihadiri sekitar 120 peserta dari perusahaan investor, kontraktor, dan lembaga pembiayaan. Hadir pula perwakilan Kementerian Keuangan, Kemendagri, Bappenas, Plt. Dirut PT PII, serta pimpinan DPRD Kabupaten Batang.

Bupati Faiz menyebut kondisi penerangan jalan di Batang sudah mendesak. Saat ini layanan PJU baru mencapai 37 persen atau sekitar 4.000 lampu dari total kebutuhan 13.000 titik.

“Kalau kita hanya bisa pasang 100 titik per tahun, masyarakat harus menunggu 90 tahun. Kita akan semakin tertinggal dan warga tidak aman di malam hari,” tegasnya.

Tiga faktor utama mendorong percepatan ini. Pertama, angka kecelakaan lalu lintas naik dari 500 kejadian pada 2023 menjadi hampir 550 kejadian pada 2025. Kedua, keamanan pekerja shift malam, khususnya perempuan, terancam karena jalan gelap seiring masuknya industri besar. Ketiga, minimnya lampu jalan membatasi aktivitas ekonomi warga setelah matahari terbenam.

Proyek KPBU APJU menargetkan 8.500 titik jalan di jalur nasional Pantura, jalan provinsi, dan jalan kabupaten. Selain lampu, 150 titik CCTV, sensor udara, dan sensor banjir juga akan dipasang.

Bupati optimistis proyek ini memberi dampak ekonomi berantai. Jalan protokol dan akses industri yang terang akan membuat aktivitas warga hidup hingga malam hari.

“Pabrik yang jalan 2-3 shift akan menghidupkan warung makan di sekitarnya. Pendapatan dan tenaga kerja ikut naik karena ekonomi bergerak,” ujarnya.

Program “Batang Terang” ini masuk dalam RPJMD 2025-2029 dan mendapat dukungan penuh dari Bappenas, Kementerian Keuangan, serta Kemendagri.

Editor: RUDIONO.