Keluarga Besar Pendidik Eks Kawedanan Comal Gelar Halal Bihalal 1447 H Bahas Stady Tour
Font Terkecil
Font Terbesar
PEMALANG - Keluarga Pendidik dan Ke Pendidikan Eks Kawedanan Comal mengadakan kegiatan Halal Bihalal di Halaman SD N 1 Purwoharjo, pada Rabu, 15 April 2026.
Turut hadir dalam giatnya, Supa'at Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang, perwakilan Polsek Comal, para KWK, Kepala SD, MI dan para penjaga SD.
Supa'at Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang menyampaikan, kemarin ada aliansi yang menyuarakan fakta menunjukkan tapi konon katanya itu cara ilmu ilmiah menurut penelitian tidak masuk, kemarin ada aliansi sinyalir atau dipahami kegiatan pembelajaran berkaitan dengan outing klas, Out itu keluar klas, kelas metu kelas, jaman dulu study tour atau plesir, kata dia.
Menurutnya, kita menjalin bersama bahwa yang nama proses pembelajaran tidak hanya didalam kelas, termasuk dilingkungan kelas atau diluar kelas, nama tren sekarang outing kelas, kemarin saya sampaikan kepada penyampai aspirasi, mas saiki saya tanya, kata Supa'at "Adakah yang paling terkesan dalam kehidupan saudara selama hidupnya, "ternyata ia menjawab adalah piknik jawabnya. Bahwa saya tahu di daerah Pulosari ada Gunung Jimat ya karena Piknik, sehingga mereka penerima pengalaman itu. "ungkap Supa'at.
Lanjutnya, Permasalahannya adalah harusnya kalau piknik, study tour, outing kelas sebagai kesatuan pembelajaran dalam program perluasan tentang sumber pelajar harusnya direncanakan ketika panjenengan bapak, ibu kepala sekolah menyusun RKAS. misalnya nanti bulan Juni habis T.A.K kita melaksanakan stady wisata, kita cek king itu harus direncanakan. Jangan ujuk -ujuk atau mendadak. Karena anggaran sudah direncanakan dalam RKAS pasti tidak akan ada masalah.
Ternyata yang disampaikan temen temen dilapangan karena tidak bisa anak -anaknya melaksanakan stady tour itu, sehingga disitu ada diskriminasi pelayanan pendidikan, kalau pendidikan diawali dengan diskriminasi akan menjadi anak anak yang egois. Monggo lah awal direncana dengan komite sekolah, dengan orang tua sehingga diharapkan ketika outing kelas tidak ada satu anakpun yang ditinggal gara -gara tidak bisa bayar.
Saya mohon bapak, ibu KWK khususnya silahkan dimonitoring kita bentuk masyarakat agar percaya dunia pendidikan tidak konflik, masyarakat tenang makin memberikan kepercayaan dunia pendidikan. Kalau masyarakat tidak percaya dunia pendidikan ini akan fatal generasi kedepannya. Gagalnya dunia pendidikan menurut teori -teori di manca negara, maka negara itu akan gagal, " satu hal yang penting saya dengan panjenengan di dunia pendidikan harus mengadakan generasi yang lebih baik dan mumpuni," ujarnya.
Penulis: DRI Haryono
Editor : Rudiono