BREAKING NEWS
 

Kasus Dugaan Korupsi Fadia Arafiq Kian Melebar 63 Pejabat Pekalongan Diperiksa KPK

Kasus Dugaan Korupsi Fadia Arafiq Kian Melebar 63 Pejabat Pekalongan Diperiksa KPK

KAJEN – Gelombang penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Fadia Arafiq terus meluas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memeriksa 63 pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam 1 hari pemeriksaan Maraton, Selasa 7 April 2026 Kemarin 

Pemeriksaan berlangsung di Polres Pekalongan Kota ini menyasar pejabat berbagai lini strategis mulai kepala dinas, kepala bagian, hingga staf ASN di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Para pejabat datang silih berganti sejak pagi hingga siang, menjalani pemeriksaan secara tertutup. 

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah publik: seberapa dalam praktik dugaan korupsi ini mengakar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Kasus ini sendiri berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa periode 2021–2026, disebut-sebut melibatkan banyak pihak. 
Penyidikan ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan KPK terhadap Fadia Arafiq pada 3 Maret 2026 lalu.

Sejumlah nama jabatan penting ikut terseret dalam pusaran pemeriksaan, di antaranya dari Dinas Kesehatan, BKD, Kominfo, DPUPR, hingga Camat Talun dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) 

Sumbe r: Medsos